May 18, 2022

Kadin Indonesia Jajaki Investasi Bidang Energi Hijau dengan Kanada

Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang dipimpin Koordinator Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri Shinta Kamdani mengadakan pertemuan dengan pengurus Canada Chamber of Commerce di Hotel Fairmont Ottawa, Kanada, Rabu (27/4/2022).

Pertemuan ini dipimpin dan difasilitasi langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kanada, Daniel Tumpal Simanjuntak.

Sedangkan dari Kanada dipimpin oleh Presiden & CEO Canada Chamber of Commerce, Hon Pearin Beatty bersama dengan sejumlah pimpinan perusahaan dari Pension Fund danSovereign Wealth Fund.

Menurut Shinta Kamdani yang juga Ketua Penyelenggara B20 Indonesia, pertemuan ini adalah rangkaian dari perjalanan pengurus KADIN ke Amerika Serikat dan Kanada sekaligus mempromosikan peluang investasi di Indonesia.

“Kami membicarakan dan merumuskan format agar banyak investor dari Kanada mau berinvestasi di Indonesia melalui skema INA atau Foreign Direct Investment (FDI) di sektor energi hijau untuk mendukung komitmen pemerintah mencapai Net Zero Emission,” ujar Shinta dalam keterangannya tertulisnya dari Kanada, Rabu (27/4/2022).

Saat ini, Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) sebesar 418 Giga Watt (GW), baik dari air, panas bumi (geothermal), hingga matahari. Besarnya potensi ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk mewujudkan transisi energi.

Karenanya, KADIN sebagai perwakilan dari sektor usaha turut mengajak investor baik itu dalam ataupun luar negeri, terutama Kanada yang dikenal fokus terhadap energi hijau terbarukan.

Seperti diketahui, ketahanan energi, transisi menuju ekonomi hijau, serta investasi yang berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi merupakan tiga pilar utama kebijakan Pemerintah Indonesia dan juga kebijakan yang dicanangkan di dalam Presidensi G20 Indonesia.

” Transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan merupakan tanggung jawab besar dan sekaligus memberikan peluang besar potensi di sektor energi terbarukan harus diikuti dengan skenario dan peta jalan yang jelas, termasuk pendanaan dan investasi,” ujar Shinta.

Selain dihadiri Ketua B20 Indonesia Shinta Kamdani dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kanada, Daniel Tumpal Simanjuntak, dalam pertemuan itu hadir pula Deputy Minister of International Trade Kanada David Morrison dan WKU KADIN Indonesia bidang Hubungan Internasional Bernardino Vega.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published.