May 19, 2022

Ade Armando di Kreyok, Ini Tanggapan Mahfud MF

Mahfud MF

Mahfud MF

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah menyayangkan kekerasan yang dilakukan massa pendemo terhadap pegiat media sosial yang juga dosen Universitas Indonesia Ade Armando.

Dia mengatakan, apa yang dialami Ade Armando pada bagian akhir demonstrasi merupakan bentuk penganiayaan brutal.

“Saya atas nama pemerintah menyayangkan apa yang menimpa saudara Ade Armando di akhir acara (demonstrasi) di mana terjadi penganiayaan yang brutal,” ujarnya dalam tayangan video, Selasa sore (12/4/2022).
Mahfud mengaku telah menginstruksikan kepolisian untuk menindak tegas para pelaku penganiayaan itu. Sebab, kalau tidak ditindak tegas secara hukum, dia khawatir insiden itu akan jadi preseden buruk bagi keberlangsungan bernegara di masa depan.

“Saya juga sudah mau minta Polri agar siapapun pelakunya apapun motifnya apapun afiliasi politiknya supaya ditindak tegas secara hukum karena kalau hal-hal seperti ini kita tolerir itu akan berbahaya bagi kelangsungan negara kita,” katanya.
Mahfud mengaku telah mendapatkan laporan dari kepolisian bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam penganiayaan itu. Katanya, para pelaku telah teridentifikasi dan polisi telah meminta pihak-pihak tersebut untuk menyerahkan diri.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Polri bahwa pelakunya sudah teridentifikasi diminta menyerahkan diri atau akan ditangkap kalau tidak menyerahkan diri karena kita sudah punya alat-alat yang lengkap untuk tahu, apakah itu drone, apakah itu CCTV di berbagai sudut sudah bisa diidentifikasi dengan tidak terlalu sulit siapa-siapa yang terlibat dalam tindakan kriminalitas itu,” ujar Mahfud.

Mahfud juga meminta, kini sudah waktunya masyarakat untuk mengawal agenda politik nasional. Yakni penyelenggaraan Pemilu pada tahun 2024 mendatang. Dia mengaku baru saja mengikuti proses pelantikan anggota KPU dan Bawaslu terpilih.
“Dan semuanya (anggota KPU dan Bawaslu) menyatakan siap akan bekerja menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 dengan sebaik-baiknya dan tentu itu akan berhasil manakala kita yang peduli akan pertumbuhan dan perkembangan demokrasi di Indonesia turut membantu KPU Bawaslu dan KPU serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan tertib serta Taat Hukum dalam pelaksanaan Pemilu ini,” kata Mahfud.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published.