May 18, 2022

Laporan Hariz Azhar Soal Dugaan Gratifikasi Luhut Binsar Pandjaitan,Kenapa?

Laporan Hariz Azhar Soal Dugaan Gratifikasi Menko Kemaritiman,Kenapa

Laporan Hariz Azhar Soal Dugaan Gratifikasi Menko Kemaritiman,Kenapa

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan menolak laporan Hariz Azhar dan sejumlah NGO yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil soal dugaan gratifikasi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di bisnis tambang Papua.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Auliansyah Lubis mengatakan penanganan tindak pidana korupsi oleh Polri melalui tiga tahap yakni pengaduan masyarakat, penyelidikan dan penyidikan. Adapun dugaan tindak pidana korupsi, ujarnya, tidak bisa diadukan melalui laporan polisi.

“Dugaan tindak pidana korupsi disampaikan melalui pengaduan atau laporan informasi bukan dalam laporan polisi atau LP,” kata Auliansyah, Kamis (24/3).

Auliansyah menjelaskan terminologi pengaduan dan laporan polisi dalam KUHAP. Pengaduan adalah pemberitahuan disertai permintaan oleh pihak yang berkepentingan kepada pejabat yang berwenang untuk menindak menurut hukum seorang yang telah melakukan tindak pidana aduan yang merugikan.

Adapun laporan polisi disampaikan oleh seseorang karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwewenang telah tahu atau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana.
Auliansyah mengatakan mekanisme pengaduan seperti ini juga berlaku di instansi penegak hukum lain.

“Misalnya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar dia.

Auliansyah mengatakan pihaknya telah menjelaskan hal tersebut kepada Haris Azhar dkk.
“Pada saat saudara Haris Azhar melaporkan kemarin, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan,” tutur Auliansyah.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published.